Hukum Menyedekahkan Uang Hasil Riba

PERTANYAAN:

Assalamualaikum Pak ustadz, saya mau tanya, saya main di bisnis investasi dan dapat jutaan rupiah, tapi saya pusing untuk apa uangnya, karena saya tahu uang investasi condong ke riba. Pertanyaannya:

  1. Rencananya saya ingin menghibahkan setengah dari hasil itu kpd yg membutuhkan, apakah boleh walau memang tidak berpahala, dan tetap berdosa, apakah dosa itu bisa ditanggung saya sendiri tanpa melibatkan orang lain?
  2. Sisa dari uang itu, saya mau belikan motor untuk kerja saya sehari-hari, apakah kerja saya yg halal itu bisa jadi haram atau bagaimana, karena saya menggunakan hasil uang haram itu sebagai alat kerja saya sehari-hari?

Terima kasih atas perhatiannya.

Diajukan oleh: Rahman.

JAWABAN:

Sebelumnya, sdh menjadi kewajiban saya untuk saling mengingatkan:
Rasulullah saw pernah bersabda dalam sebuah hadis:
Bahwasanya tidak akan diterima apa pun dari pelaku riba, baik itu ibadah haji, sedekah maupun jihad.
Dalam surah al-Baqarah juga dijelaskan bahwa orang-orang pemakan riba, ia akan kekal di neraka.
Dan banyak kejadian atau cerita di sekitar kita bagaimana orang-orang pemakan riba mendapatkan adzab tidak hanya di alam kubur tetapi di dunia nyata (ketika masih hidup).

  1. Jika Anda ingin memberikan sebagian harta tersebut, maka hal itu bukan termasuk sedekah tathawwu’, tetapi termasuk dari upaya menyelamatkan apa yang diharamkan Allah, sebagai sarana menyucikan dirinya dari penghasilan yang tidak sesuai dengan syari’at Allah. Jadi hukumnya boleh.
  2. Jika memang saudara Rahman yakin benar bahwa apa yang sudah saudara dapatkan adalah uang riba, maka uang tersebut haram. Oleh karena itu, anda harus bertaubat dan memohon ampunan dari hal tersebut serta menyesali apa yang telah terjadi pada diri anda dan benar-benar berkeinginan keras untuk tidak mengulangi perbuatan serupa termasuk tidak memakannya barang sedikitpun, seperti membelikannya sepeda motor untuk bekerja. Apa yang diperoleh dengan cara, melalui dan perantara/media yang haram, maka hasilnya juga akan haram.

Dan kami berharap mudah-mudahan Allah memberikan ampunan atas dosa dan kelalaian kita semua. Amin. Semoga membantu.

Admin.

4 comments to “Hukum Menyedekahkan Uang Hasil Riba”
  1. Selamat malam pak,

    Saya ingin konsultasi mslh investasi, teman saya mengalami mslh dlm penipuan investasi, sebut saja namanya dea, dea kemarin ada melakukan kerjasama dengan seorang teman maya nya sebut saja namanya siti, siti yg merupakan salah satu nasabah pd sebuah perusahaan trading berjangka diindonesai yg sudah tdk asing lg namanya, siti menawarkan dea sbg agen dalam pengepul dana investasinya didunia online bbm, dengan menjanjikan profit sgt bsr kepada dea dan siti menjamin modal dari semua dana investasi yg diberikan dea kepada siti, siti akhirnya mengumumkan didunia online bbm melalui broadccast bahwa siti dan 2orang lainnya sbg team inti dari nama investasinya. Namun setelah dana disetor lebih dari 1M akhirnya dikabarkan bahwa siti mengalami lose bsr dan tidak mampu mengembalikan semua dana investasi yg diperkirakan mencapai miliaran tersebut, saat ini kondisi siti sudah sebagai DPO. 

    Yg mau saya tanyakan, bagaimana sebaikya cara dea untuk mengatasi masalah ini dalam aspek hukum, dana sudah disetor seluruhnya ke siti dan dea banyak dikejar investor utk pertanggungjawaban, sedangkan uang sama sekali tidak dia yg makan,  sdg  siti saat ini sudah kabur dan keluarga spt nya melindungi keberadaannya, bagaimana status dea dipandang dalam aspek hukumnya pak? Sangat mohon pencerahan dari bapak.  

    terima kasih pak. 

  2. Saya baru tahu sekarang kalau pinjam uang dari bank itu riba.
    kesalahan saya kesalahan saya dulu saya meminjam uang dari bank sebesar 1 juta untuk membeli perlengkapan bangunan yang akan digunakan di mushola dan saya baru tahu kalau uang saya pakai itu adalah uang riba sekarang Apa yang harus saya lakukan untuk menebus dosa saya

  3. saya menabung di sebuah koperasi selama 2 thn,,selama itu saya tiap hari mendapatkan 57% tiap hari dari hasil koperasi tersebut,,
    Itu sama saja saya ikut menanam saham,,
    Nah itu hukumnya bagaimana & kmn saya harus sodakohkan uang tersebut,
    Apakah boleh uang tersebut saya sodaqohka

  4. Assalamuallaikum ustadz….saya punya kaka…dia mendirikan koperasi simpan pinjam uang….sudah lama sekali.banyak teman2nya dan anak2nya.uang2 mereka di kelola sm kk saya…utk di pinjam2kan dgn bunga 3% perbulan…kalau bunganya tida di bayar bulan ini…di tambahkan ke poko.dikalikan sekian %bunyanya…dlm waktu 8 bulan kaka saya paling besar…pinjem uang ke kk yg punya koprs.krn tida bayar2 bunga nya…pokonya 59 jt..sekrng hampir 118 jt…yg harus di bayar.ke 2..cucunya yg umur 3 tahun…di kondisikan nyimpen juga di koprasi…anak yg masih sekolahpun sudah punya uang di kop tsb..nah jujur ustadz..kaka saya pernah saya ingatkan…secara baik langsung berhadapan.via tlp..sampe detik ini dia blm berhenti juga..akhirnya saya…kirim wa..ke group keluarga memang saya aga keras..saya menyampaikanya..tapi..tidak kurang tidak lebih apa yg ada dlm surat albaqorah…bahwa haram..dan neraka tempat orang yg pelaku riba…nah kaka saya sakit hati sama saya…bahkan sampe sakit…yg jadi pertanyaan saya…dosakah saya ustadz….klu saya dosa apa yg harus saya lakukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.