Dapatkah Penganiayaan dilaporkan Oleh selain Korban?

PERTANYAAN:

Ibu saya di hina bahkan di jenggut rambutnya oleh anak sepupu saya yang berumur 18 tahun karena dituduh telah menyebarkan aib keluarga dia ke orang lain, sedangkan karakter ibu saya tidak pernah keluar rumah atau mengobrol dengan tetangga.
Tetapi tiba-tiba dia menyerang ibu saya dengan cacian, makian, bahkan sampai dijenggut rambutnya di depan umum karena tidak terima atas perlakuan tersebut ibu saya membalas dengan cacian.
Akan tetapi saya sebagai seorang anak merasa tidak terima dengan perlakuan tsb, yang jadi pertanyaan saya:

  1. Apakah saya bisa mengajukan anak sepupu saya tersebut ke meja hukum?
  2. Dan persyaratan apa saja yang kita butuhkan untuk menyeret dia ke meja hukum, supaya dia bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut di depan hukum.

Terimakasih

Diajukan oleh: Rudy.

JAWABAN:

Sebelum masuk pada pembahasan, tentu sudah menjadi kewajiban kami untuk amar ma’ruf nahi mungkar. Artinya lebih baik saudara jangan sampai terbawa emosi dan menyelesaikan secara kekeluargaan, mengingat saudara masih ada hubungan keluarga dengan pelaku. Namun jika dengan jalan kekeluargaan tidak dapat dicapai, maka berikut ini upaya hukum yang dapat Saudara lakukan.

  1. Pertanyaan pertama, Saudara Rudi tidak dapat mengadukan perbuatan pelaku kepada pihak yang berwajib. Hal ini karena kasus ini adalah delik aduan yang hanya dapat dituntut, jika diadukan oleh orang yang merasa dirugikan. Delik aduan sifatnya pribadi/privat, yang memiliki syarat yaitu harus ada aduan dari pihak yang dirugikan. Untuk delik aduan, pengaduan hanya boleh diajukan dalam waktu 6 bulan sejak korban mengetahui adanya kejahatan, jika bertempat tinggal di Indonesia, atau dalam waktu sembilan bulan jika bertempat tinggal di luar Indonesia (vide Pasal 74 ayat [1] KUHP). Dan orang yang mengajukan pengaduan berhak menarik kembali pengaduan tersebut dalam waktu tiga bulan setelah pengaduan diajukan (vide Pasal 75 KUHP).
  2. Melihat kasus yang saudara sampaikan, maka kasus tersebut bisa diadukan dengan delik atau tindak pidana penganiayaan sebagaimana pasal 351 dan juga pasal 317 tentang pemfitnahan/Isterijke verdagchtmaking. Adapun yang diperlukan adalah alat bukti permulaan seperti hasil visum dari akibat tindakan pelaku dan juga saksi-saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

Semoga membantu.

Admin.

2 comments to “Dapatkah Penganiayaan dilaporkan Oleh selain Korban?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.